Sports

.
Tampilkan postingan dengan label HIBURAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIBURAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Agustus 2025

Video : Wamenaker Ditangkap KPK, Seminar “Hukuman Mati untuk Koruptor” Resmi Gugur Bersama Pembicaranya

 

Video : Jumpa Pers penangkapan Wamenaker

AK News.- JakartaJakarta, 23 Agustus 2025 — Indonesia, negeri di mana ironi bukan sekadar gaya bahasa, tapi gaya hidup.


Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer (alias Noel), dijadwalkan jadi pembicara dalam seminar bertajuk “Hukuman Mati dan Efek Jera untuk Koruptor” pada 25 Agustus 2025. Tapi takdir berkata lain: beliau ditangap sebelum seminar dimulai.


Saat dicegat wartawan di Gedung KPK, Noel hanya sempat menjawab soal kelanjutan acara:  

“Batal,” katanya sambil tersenyum malu.  

Senyumnya tipis. Malunya tebal.  

Efek jeranya? Langsung praktek.

Seminar yang awalnya dirancang untuk membahas hukuman mati bagi koruptor, kini berubah jadi reality show:  

“Koruptor Menjemput Hukuman Sebelum Seminar.”


Netizen tak tinggal diam:  

- “Plot twist-nya terlalu niat,” tulis akun @dramaNegeriSendiri.  

- “Pembicara dan topik akhirnya bersatu dalam takdir,” sindir @satirpolitik.  

- “KPK lebih cepat dari moderator,” tambah @komentatorliar.

Presiden Prabowo langsung ambil langkah tegas. Noel diberhentikan dari jabatan Wamenaker. Seminar pun resmi gugur—bersama pembicaranya.


Kini publik bertanya:  

- Apakah ini efek jera?  

- Atau efek karma instan?  

- Atau seminar itu sebenarnya cuma undangan takdir?


Yang jelas, Indonesia kembali membuktikan:  

Korupsi itu serius. Tapi kadang, ending-nya terlalu lucu untuk tidak ditertawakan. (AP)











Selasa, 19 Agustus 2025

Teryangjapnya Agus Kurnia

 

 

AK News - Malaysia (30/6/25), Setelah lebih dari tujuh bulan menjadi buronan, Agus Kurnia Saputra, tersangka utama pembunuhan terhadap Eli Jumini (45), warga Pelayang Raya, akhirnya berhasil ditangkap di Malaysia. Penjemputan tersangka dilakukan secara langsung oleh tim Polres Kerinci yang dipimpin Wakapolres Kompol Eko Prasetyo.


Penangkapan dilakukan berkat koordinasi intensif antara Polri dan otoritas keamanan Malaysia. Dalam video yang beredar, tim Polres Kerinci tampak berada di Bandara Internasional Kuala Lumpur untuk menjemput tersangka dan membawanya kembali ke Tanah Air melalui Bandara Minangkabau, Padang.

Kasus ini berawal dari penemuan jenazah Eli Jumini di ruko pupuk milik tersangka di Desa Lolo Gedang, Kecamatan Bukit Kerman, pada 6 Desember 2024. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Sejak saat itu, Agus menghilang dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Kerinci.


Mobil Honda Jazz milik pelaku yang sempat dijual ke daerah Siulak telah lebih dahulu diamankan oleh penyidik. Upaya pengejaran terhadap Agus ditingkatkan dengan penerbitan surat pencekalan dari Mabes Polri, hingga akhirnya keberadaannya terdeteksi di Malaysia.

“Ini bentuk komitmen kami dalam penegakan hukum. Terima kasih atas dukungan semua pihak yang membantu proses ini, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Kompol Eko Prasetyo di sela penjemputan.


Keluarga korban menyambut kabar ini dengan rasa syukur dan berharap proses hukum berjalan adil dan transparan. Proses penyidikan terhadap tersangka dijadwalkan akan segera dilanjutkan oleh penyidik Satreskrim Polres Kerinci. (DHP)



.